Showing posts with label Khotbah Jum'at. Show all posts
Showing posts with label Khotbah Jum'at. Show all posts

Monday, December 8, 2025

Al-Hasyr (Pengumpulan)

 KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

Friday, October 31, 2025

Beriman Hari Akhir " Al- Jannah (Surga dan Kenikmataanya ) “

  KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Thursday, July 10, 2025

FITNAH TERBESAR DALAM SEJARAH HIDUP MANUSIA

  KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Friday, April 18, 2025

DUA SIFAT YANG DICINTAI OLEH ALLAH

 KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

Sunday, March 9, 2025

RAMADHAN ADALAH HADIAH DARI ALLAH

 KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

Wednesday, October 23, 2024

PENYAKIT-PENYAKIT YANG MENYEBABKAN AMAL DITOLAK

KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Wednesday, September 18, 2024

SYARAT MENDAPATKAN SYAFAAT ROSULULLAH

 

KHUTBAH JUM’AT

SYARAT MENDAPATKAN SYAFAAT  Rosulullah

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ 

Sunday, April 28, 2024

Tiga Pintu Kebaikan

 

KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Enam Langkah Iblis Dalam Menyesatkan Manusia

 

KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

INDAHNYA ISLAM

KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

 

Thursday, February 1, 2024

GEMBIRA DENGAN AL-QUR’AN DAN HADITS

 

KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Friday, December 1, 2023

Khutbah Jum'at " Masa Depan Seorang Mukmin "

 

KHUTBAH JUM’AT

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ 

Tuesday, July 19, 2022

khutba Jum'at TAHUN BARU MUHARAM,TAHUN INI HARUS LEBIH BAIK

 

TAHUN BARU muharam,TAHUN INI HARUS LEBIH BAIK

 

Khutbah jum’at

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.


قال الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hei Sekalian orang2 yang beriman patuhlah dan tunduklah sebenar-benar  patuh dan tunduk kepada satu-satuNya pencipta segala sesuatu yaitu Allah,dan janganlah sekali-kali kalian meninggal dunia kecuali dalam keadaan Islam.


وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيد
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Hei Sekaliaan orang2 yang beriman,sekali lagi hanya patuh dan tunduklah kepada Allah,dan Ucapkan kalimat yang benar niscaya Allah akan perbaiki amal-amal kalian,mengampuni dosa2 kalian barang siapa mentaati Allah dan Rosul-Nya maka dia telah mendapat kemenangan yang besar


أَمَّا بَعْدُ، فإِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ

Kita Tau Sebaik-baik rujukan umat islam adalah kitabullah ( Al-Qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi besar Muhammad SAW yang di kenal As-Sunah,keduanya rujukan utama umat Islam disegala lini kehidupan mereka,terutama dalam masalah ibadah,dan seburuk2 perbuatan yang tidak punya rujukan dari wahyu Allah Al-Qur’an dan Sunah terutama  dalam hal ibadah, semua perbuatan ibadah yang tidak punya rujukan wahyu Al-qur’an dan sunah dikenal dengan perbuatan baru dalam Agama,dan perbuatan baru tersebut membawa pelakunya kepada kesesatan dan membawa pelakunya kedalam api neraka.

Ummatal Islam,

Kita telah memasuki tahun baru Muharram. Bulan yang pertama yaitu bulan Muharram, bulan yang agung, bulan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala haramkan. Dimana ia termasuk daripada bulan-bulan haram. Dalam firmanNya:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّـهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّـهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ

Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) (At-Taubah: 36)

Artinya di bulan-bulan haram perbuatan dzalim dilipatgandakan dosanya, dijadikan besar dosanya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Maka kita sambut tahun yang baru ini dengan cara kita beramal shalih, kita berpikir bagaimana supaya amalan kita lebih baik daripada tahun sebelumnya. Jangan sampai tahun ini sama daripada tahun sebelumnya atau bahkan lebih buruk daripada tahun sebelumnya.Setiap kita berusaha dan bertekad bagaimana caranya supaya tahun ini lebih baik.

Al-Imam Ibnul Qayyim mengatakan bahwasannya waktu manusia itu ada tiga; yang pertama adalah waktu yang telah berlalu, yang kedua waktu yang akan datang, dan yang ketiga waktu yang sedang berjalan. Memperbaiki waktu yang telah berlalu itu mudah -kata beliau. Yaitu dengan cara kita bertaubat kepada Allah, meminta ampun akan dosa-dosa yang telah kita lakukan pada waktu yang lampau. Memperbaiki waktu yang akan datang pun mudah -kata beliau- yaitu dengan cara kita bertekad bulat dan mempunyai rencana-rencana yang jitu untuk memperbaiki waktu yang akan datang.

Adapun yang paling berat -kata beliau- adalah memperbaiki waktu yang sedang berjalan. Karena boleh kita berencana dengan seribu rencana, tapi ketika hari itu telah datang, banyak sekali kendala-kendala. Kendala itu berupa kemalasan, kendala itu berupa hawa nafsu dan syahwat. Sehingga akhirnya rencana yang telah kita rencanakan gagal. Mungkin kita ingin agar tahun depan saya sudah hafal Arbain An-Nawawiyah, saya ingin supaya saya bisa menghafal Juz Amma, misalnya. Tapi Subhanallah, ketika waktu itu telah datang terasa malas. Maka di situlah perjuangan melawan hawa nafsu tak akan pernah pudar. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

أَفضَلُ الجِهادِ أَن تُجاهِدَ نَفسَكَ لِطَاعَةِ اللَّهِ

“Jihad yang paling utama yaitu kamu menjihadi dirimu untuk menaati Allah Jalla wa ‘Ala.” (Dikeluarkan oleh Ibnu Najjar dari hadits Abu Dzar dengan sanad yang shahih)

Maka dari itulah setiap kita bertekad bulat bagaimana caranya supaya tahun ini lebih baik daripada tahun yang sebelumnya. Amalan shalih saya lebih banyak daripada amal sebelumnya. Bagaimana saya mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang saya tidak punya kebiasaan di tahun sebelumnya. Kalau tahun sebelumnya kita tidak pernah shalat tahajud, di tahun ini kita usahakan untuk shalat tahajud. Kalau tahun sebelumnya kita tidak pernah khatam Qur’an, di tahun ini kita berusaha dan usahakan bisa khatam Qur’an setiap bulannya kalau bisa.

Maka saudaraku, karena sesungguhnya datangnya tahun itu bukanlah menunjukkan kepada sesuatu yang indah dalam kehidupan. Akan tetapi dekatnya ajal. Banyak manusia ketika telah berulang kepadanya hari kelahiran, mereka bergembira riya, mereka meniup lilin dan yang lainnya. Mereka berpikir seakan-akan rasanya ajal tidak akan menjemput dirinya. Dia tidak sadar bahwa bertambahnya tahun itu hakikatnya adalah dekatnya ajal kepada dirinya. Kalau kita misalnya umurnya 50 tahun, dengan datangnya tahun ini berarti sisa kita berapa tahun lagi. Lalu dimanakan persiapan kita menuju kematian tersebut? Maka seharusnya kita berpikir kembali. Semakin datang tahun berarti semakin dekat ajal kita. Dimana persiapan kita? Akankah kita terus disibukkan mencari dunia? Akankah kita terus disibukkan mencari keinginan kita yang sifatnya duniawiyah kemudian kita lupakan kehidupan akhirat lalu kita berkata: “Nanti saya akan beramal, nanti saya akan beramal,” sampai ajal telah datang.

 

Ketika ajal telah datang, tidak akan bisa lagi diundurkan. Walaupun saat itu setiap jiwa pasti akan berharap minta diundurkan walau sesaat untuk bisa bersedekah ataupun beramal shalih. Akan tetapi:

وَلَن يُؤَخِّرَ اللَّـهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا

Allah tidak akan pernah mengakhirkan ajal apabila telah datang kepada suatu jiwa.” (QS. Al-Munafiqun[63]: 11)

Saudaraku, sekarang yakinilah bahwasanya kita belum tentu bisa mendapatkan tahun berikutnya, belum tentu hidup kita akan sampai kepada tahun-tahun berikutnya. Mungkin ini tahun terakhir kita. Kita tidak tahu, barangkali ajal itu telah menunggu di tahun ini dan kita pun akan kembali kepada Allah. Maka apa persiapan kita dari amal? Maka setiap kita harus ada tekad yang kuat untuk memperbaiki waktu-waktu kita.

Demi Allah, waktu-waktu kita dan umur kita akan ditanya oleh Allah Jalla wa ‘Ala. Sebagaimana Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ

“Senantiasa seorang hamba berdiri nanti di padang mahsyar di hari kiamat nanti sampai ditanya tentang empat perkara.”

عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ

Tentang umurnya untuk apa ia habiskan?”

وَعَنْ شَبَابِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ

“Tentang masa mudanya untuk apa ia habiskan?”

Subhanallah. waktu-waktu kita akan ditanya oleh Allah, umur kita akan ditanya oleh Allah Jalla wa ‘Ala. Maka saudaraku, waktu-waktu yang telah kita lakukan, ternyata kita berusaha untuk muhasabah dan ternyata mungkin banyak sekali waktu-waktu yang telah kita sia-siakan untuk HP, untuk online, untuk internet, untuk WhatsApp dan yang lainnya.

Maka kita berpikir ulang saudaraku sekalian, kita merenung dengan sebenar-benarnya perenungan, apakah kita akan terus-menerus seperti itu? Akankah saya menjadi hamba yang ternyata terbiasa dengan dunia maya sana? Apakah akan menjadi kebiasaan dalam hidup kita, apakah sampai tua kita terbiasa dengan sesuatu yang ternyata kurang manfaatnya?


Saudaraku, demi Allah kita tidak ingin mati di atas sesuatu yang sia-sia, apalagi sesuatu yang sifatnya maksiat. Kita ingin mati di atas ketaatan. Maka dari sekarang kita biasakan ketaatan.

biasakan ketaatan.

أقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم

KHUTBAH KEDUA INI HARUS LEBIH BAIK

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله، نبينا محمد و آله وصحبه ومن والاه، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أنَّ محمّداً عبده ورسولهُ

Ummatal Islam,

Dengan datangnya waktu, hendaknya kita berusaha berpikir bagaimana waktu yang sedang berjalan ini kita gunakan sebaik-baiknya. Namun banyak diantara kita yang tertipu. Tertipu oleh menunda-nunda waktu dengan berkata nanti dan nanti. Padahal kita belum tentu akan menjelang “nanti” tersebut.

Ketika kita berkata: “Nanti sore saya akan baca Al-Qur’an, maka pertanyaannya apakah yakin ajalmu sampai sore nanti? Maka dari itulah Al-Hasan Al-Bashri berkata:

إياك والتسويف …

“Jauhi oleh kamu berkata “nanti”,

فإنك بيومك ولست بغدك…

“Karena kamu sedang berada di hari ini, bukan di hari esok. Jika engkau bisa melakukan dan menggunakan hari ini sebaik-baiknya, esok pun engkau bisa melakukan itu. Dan jika engkau tidak bisa melakukan kebaikan di hari ini, di hari esok pun kamu tidak akan bisa melakukan itu.”

Kita akan terus tertipu dengan kata-kata “nanti” dan angan-angan dari setan. Sehingga pada waktu itu yang ada hanyalah penyesalan.

Maka saudaraku, mari kita berusaha berbenah diri, kita memperbaiki diri kita, menjadi hamba yang lebih baik, menjadi hamba yang senantiasa bertaubat kepada Allah, menjadi hamba yang lebih semangat dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah Jalla wa ‘Ala.

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala cinta kepada hamba-hamba yang kuat keinginannya dan semangatnya tersebut. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ ، وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Walaupun pada setiap mereka ada kebaikannya. Semangatlah -kata Rasulullah- dalam perkara yang bermanfaat buat hidupmu dan mintalah tolong kepada Allah dan jangan lemah.”

Apa yang dimaksud dengan mukmin yang kuat? Kata Imam Nawawi yaitu kuat dalam azimah, dalam niat dia dan tekadnya untuk dia memperbaiki diri dan menggunakan waktunya. Maka sesungguhnya dia adalah yang dicintai oleh Allah.

 

 

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

  اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، فَيَا قَاضِيَ الحَاجَات

اللهم تقبل أعمالنا يا رب العالمين، اللهم وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم، اللهم اصلح ولاة أمورنا يا رب العالمين، واجعلنا من التوابين واجعلنا من المتطهرين

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عباد الله:

إِنَّ اللَّـهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
فَاذْكُرُوا الله العَظِيْمَ يَذْكُرْكُم، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُم، ولذِكرُ الله أكبَر.

 

Friday, June 10, 2022

Khutbah Jum'at I TIDAK BOLEH MEMBERIKAN MUDHARAT

 

TIDAK BOLEH MEMBERIKAN MUDHARAT

Khutbah jum’at

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

Segala puji bagi Allah SWT,Hanya kepada-Nya kita memuji,meminta pertolongan ,serta bertaubat dari dosa-dosa kita,dan hanya kepada Allah kita memita agar dijaukan dari keburukan-keburukan diri kita dan dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan.barang siapa yang telah Allah berikan hidayah maka tidak akan pernah  sesat selamanya,dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak akan mendapat petunjuk selamanya.

Saya bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad benar2 Hamba dan Utusannya.


قال الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hei Sekalian orang2 yang beriman patuhlah dan tunduklah sebenar-benar  patuh dan tunduk kepada satu-satuNya pencipta segala sesuatu yaitu Allah,dan janganlah sekali-kali kalian meninggal dunia kecuali dalam keadaan Islam.


وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيد
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Hei Sekaliaan orang2 yang beriman,sekali lagi hanya patuh dan tunduklah kepada Allah,dan Ucapkan kalimat yang benar niscaya Allah akan perbaiki amal-amal kalian,mengampuni dosa2 kalian barang siapa mentaati Allah dan Rosul-Nya maka dia telah mendapat kemenangan yang besar


أَمَّا بَعْدُ، فإِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ

Kita Tau Sebaik-baik rujukan umat islam adalah kitabullah ( Al-Qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi besar Muhammad SAW yang di kenal As-Sunah,keduanya rujukan utama umat Islam disegala lini kehidupan mereka,terutama dalam masalah ibadah,dan seburuk2 perbuatan yang tidak punya rujukan dari wahyu Allah Al-Qur’an dan Sunah terutama  dalam hal ibadah, semua perbuatan ibadah yang tidak punya rujukan wahyu Al-qur’an dan sunah dikenal dengan perbuatan baru dalam Agama,dan perbuatan baru tersebut membawa pelakunya kepada kesesatan dan membawa pelakunya kedalam api neraka.

 

Ma’asyirolmuslimin rohimakumullah

 

TIDAK BOLEH MEMBERIKAN MUDHARAT

 

Sesungguhnya di antara keindahan Islam bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala dan RasulNya melarang kita untuk memberikan mudharat kepada manusia. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ

“Tidak boleh memberikan mudharat dan tidak boleh membalas mudharat dengan perbuatan yang mudharat.” (Hadits hasan riwayat Ibnu Majah, Ad-Daraquthni dan yang lain.)

Mudharat adalah perkara yang membahayakan orang lain, baik membahayakan agamanya, ataupun jiwanya, ataupun hartanya, ataupun akalnya, ataupun keturunannya. Semua itu dilarang oleh syariat Islam. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala pun menurunkan syariat untuk menghilangkan mudharat dari manusia.

Allah mensyariatkan berbagai macam syariat berupa perintah-perintah untuk menghilangkan mudharat dari kehidupan manusia. Allah syariatkan shalat. Karena hati orang yang tidak senantiasa dekat kepada kemaksiatan kepada Allah. Dan kemaksiatan itu adalah kemudharatan bagi manusia. Dengan shalat Allah berikan manusia kekuatan untuk meninggalkan perbuatan keji dan mungkar. Sebagaimana Allah berfirman:

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

“Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (QS. Al-Ankabut[29]: 45)

Maka dengan shalat itu datanglah maslahat yang besar dan terhindarlah manusia dari mudharat yang akan menimpa dunia dan akhirat mereka.

Allah syariatkan zakat untuk menghindarkan mudharat dari harta mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala minta mereka mengeluarkan 2,5% dari harta mereka. Dan itu tidak berat untuk mereka. Itupun Allah akan ganti dan Allah berkahi hartanya. Semua itu untuk  memperhatikan saudara-saudaranya sesama muslim yang susah/miskin dan membutuhkan bantuan.

Ketika si kaya tidak mau memperhatikan orang miskin, bisa jadi si miskin pun akhirnya nekat untuk memberikan mudharat kepada si orang kaya dengan mengambil hartanya, dengan cara mencuri ataupun merampok. Tapi dengan adanya zakat dan sedekah, semua itu terhindar dari kemudharatan.

Allah syariatkan demikian pula semua syariat. Allah perintahkan kita berbakti kepada orang tua. Semuanya untuk mendatangkan maslahat dan menjauhkan kemudharatan.

Sungguh indah kaidah yang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah sampaikan kepada kita tadi:

لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ

“Tidak boleh melakukan perbuatan yang sifatnya mudharat dan tidak boleh menolak mudharat dengan cara yang mudharat lagi.” (Hadits hasan riwayat Ibnu Majah, Ad-Daraquthni dan yang lain.)

Bahkan ibadah pun kalau ternyata menyakiti dan menggangu orang lain, maka itu tidak diperkenankan. Imam Abu Dawud meriwayatkan bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam masuk ke dalam masjid. Didapati para sahabat sedang shalat masing-masing dan masing-masing mengeraskan suaranya sehingga mengganggu temannya. Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

أَلَا إِنَّ كُلَّكُمْ مُنَاجٍ رَبَّهُ فَلَا يُؤْذِيَنَّ بَعْضُكُمْ بَعْضًا وَلَا يَرْفَعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الْقِرَاءَةِ

“Ketahuilah, sesungguhnya setiap kalian sedang bermunajat dengan Rabbnya. Maka janganlah seseorang sebagian kalian mengganggu sebagian yang lain, dan jangan pula sebagian yang satu mengeraskan terhadap sebagian yang lain di dalam membaca Al-Qur’an.” (HR. Abu Dawud)

Padahal membaca Al-Qur’an itu kemuliaan. Padahal membaca Al-Qur’an itu adalah ibadah yang agung. Tapi ketika itu mengganggu ibadah saudara kita atau mengganggu orang lain atau tetangga kita, maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak memperbolehkannya.

Saudaraku.. Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin pun memberikan kaidah ini. Di antara contohnya (kata beliau) yaitu ketika shalat lalu shafnya sangat ramai sehingga ketika duduk tawaruk mengakibatkan teman kita tersakiti maka tidak boleh kita duduk tawaruk. Demikian pula semua perkara, saudaraku. Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang memberikan mudharat kepada manusia, maka tidak boleh kita melakukan perbuatan yang mudharat.

Lihatlah rokok itu, saudaraku.. Bagi anda yang masih merokok, pikirkanlah baik-baik dengan akal sehat anda, bukan dengan hawa nafsu. Sesungguhnya seluruh dokter pun bersepakat akan mudharatnya rokok. Bahkan perokok pasif bisa jadi lebih berat penyakitnya daripada perokok aktif.

Berarti dia memberikan mudharat untuk dirinya sendiri, dan bahkan kepada orang lain. Bahkan para ulama mengatakan siapa yang meninggal dunia karena rokoknya maka ia telah bunuh diri.

Subhanallah, saudaraku.. Perhatikanlah ini agar kita tidak termasuk orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia dengan memberikan mudharat kepada orang lain.

Maka saudaraku.. Semua yang mudharat (apalagi dalam agama yang bisa merusak agama) wajib dihilangkan. Kaidah ushul fiqih mengatakan:

اَلضَّرَرُ يُزَالُ

“Semua mudharat itu wajib dihilangkan.”

Oleh karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita beramar ma’ruf nahi munkar (menyuruh kepada perbuatan kebaikan dan melarang dari perbuatan kemungkaran). Hal ini karena kemungkaran itu lebih jauh mudharatnya, saudaraku.

Kita diperintahkan untuk membantah kesesatan. Karena tersebarnya kesesatan lebih jauh besar mudharatnya dibandingkan mudharat ketika membantah kesesatan tersebut. Karena ketika kita membantah pasti ada orang yang berpihak kepada kita dan ada orang yang menentang. Sehingga akhirnya terbelah dua lah manusia saat itu. Namun itu mudharatnya jauh lebih ringan dibandingkan tersebarnya kesesatan itu.

Maka dari itulah saudaraku.. Para ulama pun memberikan kaidah tentang mudharat ini kepada kaidah-kaidah yang banyak. Di antaranya (kata mereka) apabila kita dihadapkan pada dua perkara dan dua-duanya mudharat, maka pilih dan ambillah mudharat yang paling ringan lalu tinggalkan mudharat yang lebih besar.

Apabila kita dihadapkan pada dua maslahat (dua-duanya maslahat dan pahala di sisi Allah), maka pilihlah maslahat yang paling besar dan tinggalkan maslahat yang kecil.

Kaidah juga (para ulama menyebutkan) bahwasanya mudharat yang bersifat umum harus lebih dihindari daripada mudharat yang bersifat khusus.

Maka saudaraku.. Betapa indah Islam ini. Semua kemudharatan yang bisa membahayakan kehidupan kita semuanya dilarang dalam Islam.

Bagi mereka yang berpikir maka ia akan melihat betapa Islam ini agama yang luar biasa. Agama yang sangat indah, agama yang sangat cocok untuk setiap zaman dan waktu, agama yang memang turun dari Allah Rabbul Alamin, pencipta manusia. Allah yang paling tahu tentang kebutuhan manusia, Allah yang paling tahu tentang aturan yang paling baik untuk mereka.

Maka siapapun yang berpaling dari aturan ini, ia pasti akan diberikan kemudharatan di dunia maupun di akhirat.

 Surat  Al- Asr

أقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم

KHUTBAH KEDUA

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله، نبينا محمد و آله وصحبه ومن والاه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أنَّ محمّداً عبده ورسولهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Ketika dihadapkan pada suatu perkara (antara maslahat dan mudharat), para ulama memberikan kepada kita kaidah agung juga berdasarkan Al-Kitab dan Sunnah. Yaitu apabila lebih besar mudharatnya dibandingkan maslahatnya tetap harus kita tinggalkan. Maka para ulama membuat sebuah kaidah:

درء المفاسد مقدم على جلب المصالح

“Menghindari mudharat lebih dikedepankan daripada mendatangkan maslahat.”

Ini apabila mudharatnya lebih besar atau seimbang dengan maslahatnya. Adapun kalau ternyata maslahatnya jauh lebih besar daripada mudaratnya, maka saat itu maslahat lebih dikedepankan dan didahulukan daripada mafsadah yang ada.

Kehidupan manusia tidak lepas dari dua hal ini (antara maslahat ataupun mafsadah). Bahkan semua syariat yang Allah syariatkan kepada hamba terdapat padanya dua perkara tadi. Ketika kita shalat, disana ada maslahat yang besar sekali. Namun disana ada mudharatnya, yaitu kita harus mengorbankan sedikit waktu kita untuk shalat menghadap Allah ‘Azza wa Jalla. Tapi mudharat yang ada sangat kecil dibandingkan maslahat daripada shalat tersebut.

Ketika Allah menyebutkan tentang arak dan judi. Lihatlah Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan kaidah yang agung.

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِن نَّفْعِهِمَا…

“Mereka bertanya kepadamu tentang arak dan judi. Katakan: ‘Sesungguhnya di dalam arak dan judi ada manfaat-manfaat untuk manusia…”

Allah menyebutkan bahwa dalam arak itu ada manfaat-manfaat. Dan Allah sebutkan dengan صيغة منتهى الجموع yang menunjukkan bahwa manfaatnya tidak sedikit. Lalu Allah menyebutkan:

وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِن نَّفْعِهِمَا

“Tapi mudharatnya lebih besar dibandingkan dengan manfaat yang ada pada arak dan judi.”

 

Hasilnya adalah Allah haramkan. Maka salah kalau kita hanya melihat sisi manfaat tanpa melihat sisi mudharatnya. Kita harus mempertimbangkan apakah ini maslahat dan adakah mudharatnya dan mana yang lebih besar dari keduanya? Tentu ini membutuhkan keilmuan dan kefaqihan, Tidak setiap orang mampu melakukannya. Ini membutuhkan kefaqihan dan kebiasaan dalam mempelajari dalil-dalil dalam Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang tentu kita bertanya kepada ahli ilmu’para alim,ahli Al-Qur’an dan Al-Hadist yang tawadu’ dan paling takut dengan hokum-hukum Allah Subhana huwata’ala  .

Semoga kita termasuk orang-orang yang dihindarkan dari kemudharatan dalam agama kita. Demikian pula dalam semua perkara dunia kita. Amin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

إِنَّ اللَّـهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، فَيَا قَاضِيَ الحَاجَات

اللهُمَّ اجْعَلنَا مِن التَّوَّابِين
اللهُمَّ اجْعَلنَا مِن المتَّقِين
اللهُمَّ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوابُ الرَّحِيم
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

اللهم تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

اَللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

اللهمَّ صلِّ وسلِّمْ على محمّدٍ وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْ